Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Desa Lubuk Napal, Achmad Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa

DR. H. Achmad, M.Si saat sosialisasikan Empat Pilar Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara di Desa Lubuk Napal, Rokan Hulu, Selasa (9 Desember 2025).

ROKAN HULU, RIAURILIS.COM - Sosialisasi Empat Pilar Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara hingga kini terus berlangsung.

Termasuk yang dilakukan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, DR. H. Achmad, M.Si.

Sosialisasi kali ini berlangsung di Desa Lubuk Napal, Rokan Hulu, Selasa (9 Desember 2025).

Hadir sedikitnya 150 orang peserta yang berasal dari unsur masyarakat Desa Lubuk Napal, tokoh agama.

Dalam kesempatan itu, Achmad yang saat ini duduk di Komisi VI mengatakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini merupakan amanat konstitusional MPR RI sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014. 

Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika disosialisasikan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di tingkat komunitas dan kewilayahan.

Ditegaskannya bahwa lembaga kemasyarakatan memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kohesi sosial masyarakat. 

Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan akan lebih efektif dihidupkan apabila ditanamkan dan dipraktikkan oleh para penggerak masyarakat yang bersentuhan langsung dengan warga.

“Nilai-nilai kebangsaan tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, tetapi harus dihidupkan dalam praktik nyata di tengah masyarakat. Di sinilah peran lembaga kemasyarakatan kelurahan menjadi sangat strategis,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa tantangan kebangsaan yang dihadapi saat ini, mulai dari melemahnya semangat gotong royong, meningkatnya individualisme, hingga dampak arus informasi digital yang kerap memicu polarisasi sosial. 

Berdasarkan sejumlah hasil survei nasional, sebagian masyarakat dinilai belum sepenuhnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kondisi ini menjadi pengingat bahwa sosialisasi Empat Pilar harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh langsung lapisan masyarakat paling bawah. Penguatan nilai kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terkecil,” tambahnya. (*/rls)